Kamis, 22 April 2010

SPOOL PIPE HDPE UNTUK DEWATERING





































DEWATERING adalah memindahkan air agar lahan tambang bisa di eksplorasi. Caranya dengan menggunakan pompa air di alirkan ketempat yang semestinya agar dapat dimanfaatkan.

Pipa yang digunakan adalah pipa HDPE (high density poly ethylene) dimana kedua ujungnya sudah dipasang stub end dan backing ring. Pipa semacam ini disebut sebagai pipa SPOOL (spool pipe HDPE).
Koneksi penyambungan secara mekanikal yaitu dengan menggunakan mur baut dan ring (washer). Panjang pipa biasanya 12 meter atau 6 meter, tergantung pertimbangan transportasi pipa ke site serta efisiensi penggunaan stub end dan backing ring.

Diameter pipa disesuaikan dengan head dari pompa yang digunakan.





















Komponen spool pipe:

  1. Pipa HDPE, Diameter serta PN (pressure number) dipilih sesuai keperluan. Panjang pipa serta transportasi akan sangat berhubungan.
  2. Stub end, sering juga disebut sebagai stub end flange. Fungsinya untuk menahan backing ring, Diameter serta PN dari stub end sama dengan PN pipa HDPE. Dapat juga digunajab PN lebih besar.
  3. Backing ring, semua backing ring harus sama agar bisa terkoneksi satu dengan lainnya. Standard yang tersedia adalah JIS, ANSI dan PN.
  4. Mur baut dan washer, sebaiknya di galvanis agar tahan lama dan tidak mudah karat.
  5. Gasket, bahannya terbuat dari rubber (MBR) dengan tebal 5mm.
  6. Penyambungan stub end ke pipa HDPE dengan menggunakan mesin butt fusion.

















Keterangan lebih lanjut hubungi:

WARGA TEHNIK MEKANIKA (WTM),
Tel.021 849 99 139, 849 99 361, 849 98 934
Fax. 021 849 98 927
I Made Juarsa
0818 929 714 (WA), 0823 1074 2919
imadejuarsa@gmail.com


Google+: https://plus.google.com/u/0/107190838695797216127
Facebook: http://www.facebook.com/imadejuarsa
Blog: http://hdpe100.blog.com
Website: http://hdpeindonesia.webs.com



0 komentar: